HTC Akan Habis-habisan Melawan Apple


 HTC akan membela diri secara total atas tuntutan Apple yang menuduh produsen asal Taiwan itu telah melanggar patennya. Apple menuduh HTC melanggar 20 paten iPhone.
“HTC tidak setuju dengan tindakan Apple dan akan membela diri sepenuhnya,” kata Peter Chou, Kepala Eksekutif HTC.
“HTC sangat mendukung perlindungan kekayaan intelektual dan akan terus menghormati inovator lain serta teknologi yang mereka gunakan sama seperti yang selalu kita lakukan," tambah Chou lagi.
CEO HTC tidak secara langsung menjawab tuduhan Apple, yang mengajukan gugatan pada 2 Maret pada produsen smartphone Nexus One dari Google itu karena perusahaan Taiwan itu dianggap melanggar 20 hak paten iPhone.
Chou mengatakan bahwa HTC akan terus melanjutkan kompetisi dengan menggunakan inovasi mereka sendiri dengan cara yang sehat agar, para konsumen dapat memiliki kesempatan untuk memilih perangkat terbaik.
“Dari hari pertama, HTC telah fokus untuk berpegang pada inovasi terdepan untuk mengantarkan nilai paling unik bagi calon konsumen yang mencari smartphone,” katanya.
Jason Mackenzie, wakil direktur HTC Amerika mengatakan “HTC selalu berorientasi kemitraan dan kolaborasi dalam mengembangkan bisnis.”
“Hal itu telah mendorong pada kerja sama strategis jangka panjang dengan perusahaan perangkat lunak, internet dan teknologi wireless dalam industri termasuk dengan operator ternama di Amerika, Eropa maupun Asia,” ujar Mackenzie.
Apple menuduh HTC telah melanggar 20 hak paten, termasuk user interface, arsitektur dasar dan hardware iPhone, perangkat layar sentuh terpopuler yang diperkenalkan tahun 2007 oleh iPod dan Macintosh.
Apple yang berbasis di Cupertino California, mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik AS di negara bagian Delaware dan kepada Komisi Perdagangan Internasional AS.
Dalam gugatan tersebut, Apple yang telah menjual lebih dari 40 juta iPhone di seluruh dunia meminta agar HTC tidak membuat atau menjual produk dengan menggunakan paten yang dipermasalahkan dalam sengketa.[ito]