Skandal Seks Ancam Ribery

Bintang sepak bola asal Perancis, Franck Ribery, terancam gagal membela "Les Bleus" di ajang bergengsi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Penyebabnya, gelandang Bayern Muenchen ini terganjal skandal seks dengan wanita muda bernama Zahia.

Skandal seks ini terkuak saat Zahia mengaku kepada Paris Match,  perihal perselingkuhannya bersama Franck Ribery. Zahia yang genap berusia 18 tahun pada Februari lalu mengatakan, Ribery mengundangnya ke Muenchen pada April 2009 untuk merayakan ulang tahun ke-26 Ribery di sebuah hotel mewah.

Laporan dari Frence Press mengatakan, pada saat itu Zahia masih berada di bawah umur untuk menginap. Namun, wanita muda ini tidak menyebutkan usianya.

Ribery sempat menjalani interogasi. Rekannya, Sydney Govou, juga diinterogasi sebagai saksi terkait skandal pada April 2010 itu. Ribery berharap proses investigasi terhadap kasus ini dapat ditunda sampai Piala Dunia 2010 usai.

"Melihat perkembangan kasus ini sekarang, semoga hakim tidak memanggilnya dalam investigasi resmi sebelum Piala Dunia dimulai," harap sumber dari bidang peradilan Kota Paris yang menolak disebutkan namanya.

Sumber tersebut menambahkan, striker Real Madrid, Karim Benzema, juga pernah terganjal kasus serupa, tetapi prosesnya menunggu Piala Dunia 2010. Sementara Menteri Muda Olahraga Perancis Rama Yade, mengatakan, setiap pemain yang tengah menjalani investigasi tidak diperkenankan mewakili Perancis di Piala Dunia 2010.

"Seragam Perancis adalah sakral dan tidak bisa dipakai oleh seseorang yang berada di bawah penyelidikan resmi," ujarnya kepada saluran TV Canal +.

Media di Perancis menyebutkan, Ribery merupakan salah satu klien dari pub malam mewah di distrik Champs-Elysees Paris yang diduga menjadi tempat pertemuan Ribery dan Zahia. Pengacara Ribery sendiri mengatakan, kliennya hanya diberi pertanyaan tentang hubungannya dengan jaringan terkemuka penyuplai gadis-gadis penghibur di pub tersebut, bukannya tentang perselingkuhan. Setali tiga uang dengan pengacara Ribery, pengacara Govou dan Benzema pun menyangkal klien mereka pernah ke pub malam tersebut sebelumnya.

sumber: Kompas